Kasi P2P, Titin Julita, SKM

CURUPEKSPRESS.COM, REJANG LEBONG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong Syafawi SKM, didampingi Kasi P2P, Titin Julita, SKM, menjelaskan sepanjang tahun 2022 hingga saat ini sudah ada 31 kasus demam berdarah Dengue (DBD) yang menyerang warga RL. Dimana baru-baru ini, diduga terdapat warga RL yang meninggal dunia (MD) akibat wabah tersebut.
“Dari informasi yang kami terima, memang baru ini ada 1 warga kita (RL, red) yang meninggal akibat DBD, akan tetapi kami belum bisa memastikan hal tersebut akibat DBD atau bukan, dan 1 lainnya masih dirawat di RSUD. Jadi total pasein DBD hingga saat ini yang tercatat dengan kami sudah ada 31 kasus,” ujarnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya sedang melakukan PE terhadap kejadian tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah warga yang baru saja MD terserang DBD atau tidak.
“Jika korban memang meninggal karena DBD, maka kami akan melakukan sterilisasi terhadap lingkungan sekitar tempat tinggal korban,” sampainya.

Masih dikatakannya, untuk mengantisipasi bahayanya DBD, Pihaknya juga akan tetap melakukan kegiatan promosi kesehatan (Promkes) melalui kader-kader juru pemantau jentik (Jumantik) yang sudah dibentuk pada tingkat desa/kelurahan untuk memberikan sosialisi maupun pelatihan kepada warga.
“Yang namanya DBD ini sangatlah berbahaya, dimana jika penderita DBD imun dan fisiknya lemah, makan bisa menyebabkan kematian,” terangnya.

Oleh karena itu dirinya juga menghimbau, agar setiap warga untuk selalu dapat menjaga kebesihan dan kesehatan lingkuangan tepat tinggal dengan melakukan pola 3M plus.
“Musim sekarang ini, kita perlu waspada dengan peningkatan DBD. Karenanya membersihkan lingkungan tempat tinggal dari tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk menjadi hal penting untuk bisa menekan tingginya angka kasus DBD di RL,” singkatnya. (CE3)

Narahubung CURUP EKSPRESS DAN CURUP EKSPRESS ONLINE DISINI : +62 821-7863-9651 atau +62813-7917-7299.

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: