IKE/CE Saat Paripurna pandangan umum fraksi di DPRD RL berlangsung.

CE ONLINE – Hari ini DPRD Rejang Lebong akan kembali melakukan rapat pembahasan mengenai 7 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Kali ini rapat dewan mengagendakan untuk menetapkan metode pembahasan terhadap 7 Rapeda tersebut. Hal tersebut setelah pada pagi kemarin 7 Fraksi yang ada di DPRD Rejang Lebong menerima 7 raperda tersebut untuk dibawah, persetujuan tersebut diberikan lewat paripurna dengan agenda pendangan umum fraksi – fraksi DPRD Rejang Lebong.
“Seluruh fraksi sudah setujuh dan hari ini kita akan kembali rapat untuk menentukan mekanisme pembahasan,” sampai Ketua DPRD Rejang Lebong Mahdi Husen SH, kemarin di Rejang Lebong.

Adapun penentuan mekanisme tersebut, untuk memilih metode pembahasan, apakah seluruhnya akan dikembalikan pada Bapemperda DPRD Rejang Lebong, ataukan dibentuk pokja, atau diserahkan pada masing – masing komisi yang ada pada DPRD Rejang Lebong, dengan tema masing – masing mitra komisi.
“Besok ini kita putuskan akan seperti apa metodenya,” ungkapnya.

Sementara itu ada yang menarik dalam pandangan umum fraksi tersebut, dimana enam fraksi yang ada langsung menerima tanpa sama sekali memberikan catatan. Adapan fraksi – fraksi tersebut yakni Fraksi DI Perjuangan, Fraksi Demokrat, Fraksi Perindo, Fraksi Nasdem, Fraksi Gerakan Kebangkitan Nurani (GKN), Fraksi Amanat Keadilan Nasional (AKN).
“Kami enam fraksi yang ada yakni fraksi PDIP Perjuangan, fraksi Demokrat, fraksi Perindo, Fraksi Nasdem, fraksi GKN dan fraksi AKN, dengan mengucapkan bismilah, menerima 7 raperda untuk dibahas sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku,” kata M Ali ST perwakilan 6 fraksi tersebut.

Dimana catatan sendiri diberikan Fraksi Golongan Karya (Golkar) yang disampaikan oleh juru bicara Ali Asli Harahap, yang menolah satu raperda untuk tidak terlebih dahulu dibahas, yakni mengenai aset yang akan dipihak ketigakan, pasalnya pihaknya masih berharap jika aset tersebut dikelola oleh pihak pemkab Rejang Lebong.
“Kami belum bisa mensuport salah satu raperda tersebut untuk dibahas, dengan masih mengharapkan ini untuk bisa dikelola sendiri terlebih dahulu,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Rejang Lebong Hendra Wahyudiansah SE menyampaikan, jika apa saja yang menjadi catatan dari DPRD Rejang Lebong akan kita jadikan acuan dan pendoman dalam memperbaiki kinerja pemerintah daerah, dan kemajuan Rejang Lebong.
“Dengan adanya catatan dan sejumlah pertanyaan, kita akan jadikan ini untuk salah satu pedoman kita dalam menjalankan roda pemerintahan,” pungkasnya. (CE1)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Whatsapp +628 2178 6396 51

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: