HABIBI/CE Rakor penanganan dan pengendalian PMK RL

CURUPEKSPRESS.COM, REJANG LEBONG – Setidaknya hingga Senin (20/6) malam, setidaknya sudah ada 193 ekor hewan ternak yang terkonfirmasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Rejang Lebong. Dari jumlah tersebut, diketahui sebanyak 39 ekor hewan sembuh dan 1 ekor hewan dipotong paksa.

Mengantisipasi semakin meluasnya penularan PMK, saat ini Satgas PMK akan memperketat lalu lintas masuknya hewan ternak daer daerah lain. Ini sebagaimana disampaikan Bupati RL, Drs Syamsul Effendi MM dalam rakor pengendalian PMK di Kabupaten RL Selasa (21/6).
“Kabupaten Rejang Lebong ini juga wilayah ada di perbatasan, makanya lalu lintas hewan ternak baik masuk maupun keluar daerah harus diperketat,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, sebenarnya untuk lalu lintas ini sudah dilakukan. Namun karena menjelang Idul Adha, berpotensi meningkatnya masuk keluarnya hewan ternak. Makanya, dalam rakor yang digelar kemarin Bupati meminta agar lalu lintas di perbatasan semakin diperketat.
“Lalu lintas hewan sudah diperketat, tapi harus semakin diperketat karena ini menjelang Idul Adha,” sampai Bupati.

Ditambahkan Bupati, terkait persoalan PMK ini pihaknya juga meminta agar Camat, Kades dan Lurah yang tersebar di 15 Kecamatan di Kabupaten RL bukan hanya sekedar memantau saja. Melainkan, harus mengecek fakta-fakta yang ada di lapangan sehingga data-data yang disampaikan benar-benar rill.
“Untuk mencegah semakin meluas, semua harus bahu-membahu termasuk Kades, Lurah dan Camat yang ada yang memiliki wilayah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Distankan) RL Ir Zulkarnain MT mengatakan peternak tidak usah panik. Pasalnya, PMK pada hewan ini penanganannya cepat. Namun meskipun demikian, mantan Asisten II Setkab RL ini mengatakan PMK memang harus diwaspadai karena penularannya juga cepat.
“Jika ada indikasi hewan ternaknya PMK, segera laporkan. Sehingga bisa segera ditangani oleh petugas kesehatan hewan sehingga tidak menyebar ke hewan ternak lain,” ujarnya.

Lanjut Zulkarnain, saat ini juga pihaknya tengah membuat telaah guna mengusulkan obat-obatan untuk hewan ternak yang terkena PMK. Dimana anggaran itu, akan diusulkan dalam anggaran Bantuan Tak Terduga (BTT) Pemkab RL.
“Alhamdulillah, pak Bupati merespon itu. Untuk obat-obatan ini, anggarannya akan diajukan ke BTT. Mudah-mudahan, segera mungkin PMK ini dapat kita tangani dan kendalikan,” tandasnya. (CE5)

Narahubung CURUP EKSPRESS DAN CURUP EKSPRESS ONLINE DISINI : +62 821-7863-9651 atau +62813-7917-7299.

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: