ILUSTRASI/NET

CE ONLINE – Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepahiang yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang H. Tajri Fauzan, SKm, M.Si, mengaku optimis bahwa pada tahun 2022 mendatang herd immunnity atau kekebalan tubuh secara kolektif di masyarakat Kabupaten Kepahiang akan terbentuk.

Dan secara bertahap wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) secara sendirinya berangsur-angsur akan berakhir dan menjadi sebuah penyakit biasa, tidak lagi menjadi sebuah wabah yang ditakutkan seperti yang terjadi saat ini.

Alasannya disampaikan Tajri, pertama keberhasilan pemerintah melaksanakan program vaksinasi, dan semakin banyaknya masyarakat Kabupaten Kepahiang yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.
“Terbentuknya herd immunnity ini ada 2 cara pertama, dengan program vaksin, dan yang kedua terbentuk alami dengan sendirinya dari orang orang yang sudah pernah terpapar Covid-19,” ungkap Tajri.

Karena itu Tajri, mengajak seluruh masyarakat Kepahiang untuk membentuk imun tubuh agar kebal dari serangan Covid-19 dengan cara mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang saat ini tengah digalakkan pemerintah. Meski sebenarnya imun tubuh manusia bisa terbentuk sendiri setelah seseorang terserang wabah Covid-19.
“Memang bisa terbentuk secara alami, setelah seseorang terserang wabah, tapi kita tidak mengetahui seseorang yang terpapar Covid-19 ini memiliki penyakit penyerta yang dapat memperburuk keadaan pasien itu, sebaiknya tentu melalui vaksinasi,” ujarnya.

Jika herd immunnity telah terbentuk lebih dari 70 persen dari jumlah masyarakat telah terbentuk imun tubuhnya, maka diyakini Tajri, wabah Corona baru dapat diatasi dengan baik dan Corona sudah menjadi penyakit atau virus biasa dan tidak lagi menjadi wabah yang ditakuti seperti yang terjadi saat ini. (CE7)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Whatsapp +628 2178 6396 51

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: