Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, S.IP MM

CE ONLINE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu diminta untuk meningkatkan pendapatan daerah agar bisa mengakomodir program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, yang dijanjikan saat kampanye tahun 2020 lalu. Ini sebagaimana diungkapkan Anggota Banggar DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi S.Ip MM.
“Untuk mengakomodir program prioritas dan program unggulan yang disampaikan Gubernur dan Wagub saat mereka kampanye dulu. Maka wajib hukumnya bagi Pemda menaikkan pendapatan daerah,” sampainya.

Dikatakannya bahwa, program visi-misi Gubernur dan Wagub hanya bisa diwujudkan jika dalam dua tahun kedepan jika Pendapatan Daerah meningkat. Mengingat dalam pembahasan bersama Bappeda Provinsi sebelumnya, dalam dua tahun kedepan diprediksi pendapatan daerah stag diangka Rp 3 Triliun.
“Kemudian meskipun ada dana DAK dan DAU jika hanya diangka Rp 3 Triliun maka sulit rasanya mewujudkan impian visi misi Rohidin-Rosjonsyah. Sebab lebih dari 60 persen dari Rp 3 Triliun itu untuk pengeluaran rutin membayar gaji ASN dan kegiatan rutin lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, melihat kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Edwar juga pesimis daerah bisa menaikkan pendapatannya dalam waktu dekat. Jika pandemi ini belum juga berakhir maka pendapatan daerah tentu akan semakin merosot.
“Bisa bertahan di angka Rp 3 Triliun saja sudah bagus jika kondisi kita masih pembatasan akibat Covid. Lalu jika pendapatan daerah hanya Rp 3 Triliun, maka 18 visi misi itu akan menjadi pepesan kosong saja. Sebab seluruh program 18 visi misi tersebut berbasis anggaran,” singkatnya. (CE2)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Whatsapp +628 2178 6396 51

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: