CE ONLINE – Sejumlah petani di Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan, mengaku kesulitan mengendalikan hama wereng. Hama wereng kembali menyerang pertanaman padi menjelang musim panen saat ini.

Pantauan CE, walaupun padi milik petani berlimpah tetapi hama yang menyerang padi milik petani masih terus mengganggu. Salah satunya Salmawati (55) warga Desa Rimbo Recap, mengatakan walaupun hasil panen berlimpah tetapi padi yang dihasilkan tidak terlalu bagus dan kebanyakan berwana hitam.
“Panen padi tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun lalu karena curah hujan cukup tinggi, membuat kami para petani merasa kesulitan dan juga hama yang terus merusak sehingga membuat padi milik saya tidak dalam kondisi bagus dan berwarna hitam,” tuturnya. Saat diwawancarai, CE Rabu (6/1).

Menurut Salmawati ia sudah berupaya melakukan penyemprotan dengan insektisida. Namun tidak efektif untuk menghilangkan hama wereng di sawahnya.
“Bila serangan hama wereng ini dibiarkan menjelang musim panen berlangsung dengan usia padi telah mencapai 100 hingga 105 hari, padi milik saya pasti bakal mengalami penuruan produksi 40 hingga 50 persen,” ungkapnya.

Petani lainnya, Arif (48) mengaku tidak bisa berbuat banyak, dan yang hanya bisa melakukan penyemprotan dan pengecekan secara rutin ke masing-masing blok lahan padi.
“Saat ini, saya berupaya untuk terus menjaga tanaman padi dari hama wereng, agar produksi padi tidak turun secara drastis serta tidak menjadi merugi,” ujarnya. (CE8)

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: