Dok/CE Pelayanan adminduk kepada masyarakat

CURUPEKSPRESS.COM, REJANG LEBONG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Rejang Lebong menginformasikan kepada masyarakat bahwa, keterangan dari RT/RW hingga desa dan kelurahan sudah tidak digunakan lagi dalam proses pindah domisili penduduk.

Kadis Dukcapil Rejang Lebong, Drs. Muradi menyampaikan ini kerap terjadi ketika ada warga yang hendak memproses data kependudukan pindah domisili masih belum mengetahui tata caranya.
“Kita informasikan surat pengantar dari pemerintah desa atau lurah sudah dihapuskan oleh pemerintah pusat,” sampainya.

Hal itu mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 96 tahun 2018, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 108 tahun 2019 dengan perihal yang sama yakni tentang persyaratan dan tata cara pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.
“Dari peraturan tersebut pindah penduduk dalam satu kabupaten atau kota, yang bersangkutan cukup menunjukan Kartu Keluarga (KK) saja,” ujarnya.

Kadis mengungkapkan, dihapuskannya surat keterangan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab data kependudukan yang ditangani oleh Dukcapil sudah lengkap, sehingga tidak lagi memerlukan verifikasi dari pemerintah desa atau lurah.
“Kecuali yang bersangkutan belum terdata dalam database, maka barulah perlu pengantar dari Pemdes atau Pemlur untuk membuat NIK pertama kali,” ungkap Kadis.

Ditambahkannya, dengan demikian pelayanan terhadap masyarakat yang hendak pindah domisili penduduk menjadi lebih mudah dan simple.
“Dalam hal ini pemerintah terus berupaya agar ada peningkatan terhadap pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (CE9)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Whatsapp +628 2178 6396 51

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: