CW/CE Proses perekaman e-KTP oleh masyarakat

CE ONLINE – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rejang Lebong, tidak melayani sistem jemput bola selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Hal itu dilakukan mengingat angka penyebaran Corona Virus Disease Covid-19 di Rejang Lebong kian meningkat.
“Selama masa PPKM ini kita tidak ada layanan jemput bola. Kecuali memang tempat-tempat yang sudah terjadwal oleh kita sebelum adanya PPKM, nah kalau itu tetap kita laksanakan,” ungkap Kepala Disdukcapil Kabupaten Rejang Lebong, melalui Sekretaris Disdukcapil, Arpandi, S.Sos kepada wartawan Jumat (23/7).

Dikatakan Arpandi, sepanjang PPKM diberlakukan, masyarakat yang datang langsung untuk melakukan perekaman berkurang. Menurutnya, masyarakat sudah mulai memahami bahwa keadaan diluar bisa saja membahayakan kesehatan.
“Alhamdulillah semenjak PPKM ini pelayanan tidak begitu ramai seperti sebelumnya,” katanya.

Pihaknya juga menjelaskan, bagi masyarakat yang akan mengirimkan atau mengajukan berkas baik e-KTP maupun KK, bisa melalui via online yang telah pihaknya sediakan.
“Masyarakat bisa menghubungi nomor WhatsApp (WA) di 08117380174 dan 082175131084,” ujarnya.

Di sisi lain dirinya menambahkan, saat ini perekaman dipermudah dengan adanya mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Mesin tersebut merupakan mesin digital pencetak dokumen kependudukan mulai dari Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), akta lahir dan akta mati. Bentuknya tak ubahnya mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dikenal lama oleh sektor Perbankan.
“Namun sayangnya saat ini mesin tidak bisa digunakan, karena terkendala oleh tintanya yang habis. Tetapi sudah kita pesan, tinggal menunggu barangnya sampai,” tandasnya. (CW1)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: