CW/CE Peternak sapi yang ada di Desa Sumber Bening

CURUPEKSPRESS.COM, REJANG LEBONG – Mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Rejang Lebong, yang hingga kemarin sudah menyerang sebanyak 193 ekor sapi dan kambing, membuat peternak khawatirkan omzet penjualan jelang hari Raya Idul Adha yang sebentar lagi dilaksanakan menurun.

Hingga hal ini membuat seluruh peternak yang ada di RL waspada terhadap hewan ternak mereka untuk tidak terpapar PMK.
Seperti yang diungkapkan Rudi (29), salah seorang peternak sapi yang ada di Desa Sumber Bening, Kecamatan Selupu Rejang, yang sangat mengkhawatirkan 24 sapi yang dipeliharanya terpapar PMK.
“Saat ini kami para peternak cukup khawatir terhadap mewabahnya PMK, takut sapi yang kami peliharaikut juga terpapar,” ucapnya.

Karenanya, sambung Rudi, pihaknya saat ini selalu meningkatkan kewaspadaan dan selalu menjaga agar hewan ternaknya tetap terjaga sehat. Sambung Rudi, selain khawatir 24 ekor sapi siap jula miliknya terpapar PMK, dirinya juga khawatir adanya penuruan omset penjualan sapi jelang perayaah Idul Adha yang pelaksanaannya tidak lama lagi.
“Sejauh ini kalau harga jual belum ada pengaruhnya dengan PMK, takutnya kalau terpapar PMK, bukan saja omset yang menurun tapi kami peternak juga bisa rugi,” ujarnya.

Antisipasi hewan ternaknya terpapar PMK, sambung Rudi, pihaknya melakukan perawatan dan pengawasansecara rutin serta melakukan pemeriksaan kesehatan gigi mulut, kebersihan kandang hingga pemberian makanan secara teratur.
“Kalo untuk vaksin belum dilakukan, jika ada sapi yang kurang sehat biasanya kita berikan obat obatan tradisional saja,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Herman (40) peternak yang lainyang menyampaikan jika 11 ekor sapi miliknya hingga kemarin masih terpantau sehat dari wabah PMK. Bahkan sampai Herman, beberapa waktu lalu sudah ada tim kesehatan hewan yang melakukan pemeriksaan untuk semua sapi miliknya dengan diagnosa 11 ekor sapi miliknya dalam keaadan sehat.
“Belum ada indikasi PM, kita berusaha menjaga kesehatan dengan memasok makanan serta vitamin yang cukup,” ucapnya.

Herman dan Rudi berharap untuk sapi mereka tidak terinfeksi PMK, karena Idul Adha menjadi momentum mereka untuk menjual sapi sapi dalam keadaan sehat.
“Sapi kita sudah diberikan vitamin, harapannya wabah PMK tidak mewabah sampai ke desa kami (Sumber Bening, red),” pungkas Herman yang diamini Rudi.

Distankan Usulkan Pengadaan Vaksin

SEMENTARA Itu, Selain sudah memaksimalkan pengawasan lalu lintas ternak yang masuk di wilayah Kabupaten Rejang Lebong untuk meminimalisir maraknya penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak.

Dinas Pertanian, peternakan dan perikanan (Distankan) RL juga tengah mengupayakan pengajuan pengadaan vaksin PMK kepada Pemerintah Provinsi, dan kepada Pemerintah Pusat.
“Saat ini kami belum menyediakan vaksin untuk PMK. Karena informasi yang kami terima, Pemerintah Pusat sedang mengimpor vaksin PMK tersebut dari Negara Perancis. Jadi, untuk itu saat ini kita masih menunggu vaksin PMK itu sampai ke kabupaten,” ujar Kadis Tankan RL Ir. Zulkarnain ST.

Dikatakan Kadis, sembari menunggu vaksin tersebut tersedia, pihaknya akan melalukan beberapa upaya untuk meminimalisir penyebaran wabah PMK. Seperti memberikan sosialisasi kepada peternak, agar dapat memisahkan ternaknya yang sakit, maupun memberikan obat-obatan dan juga vitamin kepada ternaknya yang sakit. Baik itu obat-obatan yang direkomendasikan dari dokter langsung maupun obat-obatan yang dibuat secara herbal.
“Untuk sekarang upaya kita hanya sebatas pencegahan dan juga pengobatan jika ada ternak yang sakit. Akan tetapi berbeda dengan vaksin, obat-obatan maupun vitamin tersebut tidak ditanggung oleh Distankan, melainkan ditanggung oleh masing-masing peternak,” ucapnya.

Selain itu masih dikatakan Kadis, dari 193 ekor ternak sapi dan kambing yang terserang PMK di Rejang Lebong, saat ini sudah berhasil disembuhkan sebanyak 39 ekor. (CW3/CE3)

Narahubung CURUP EKSPRESS DAN CURUP EKSPRESS ONLINE DISINI : +62 821-7863-9651 atau +62813-7917-7299.

IKUTI JUGA AKUN MEDSOS CE DIBAWAH INI: