Terlihat wabup saat melaksanakan sidak di puskesmas (14/9)

CE ONLNE– Wakil Bupati Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd, merasa geram usai melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) ke Puskesmas Sukau Datang pada Senin (13/9) lalu. Pasalnya dari hasil sidak tersebut, pihak Puskesmas diketahui membuang dan membakar limbah medis disekitar Puskesmas.

Diketahui limbah medis ini termasuk sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia dan mahluk lainnya. Seperti sarung tangan, tutup jarum suntik dan juga botol kecil yang diduga merupakan bekas obat.
“Limbah medis ini harus ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku, tidak boleh dibuang sembarangan seperti ini. Karena sangat berbahaya bagi lingkungan dan mahluk hidup,” ujar Wabup.

Wabup memastikan akan menindaklanjuti hal ini sesuai ketentuan berlaku. Bahkan, pihaknya juga bakal memberikan teguran ke Puskesmas tersebut agar tidak mengulangi kesalahan tersebut.
“Yang pasti, puskesmas akan kita berikan teguran agar tidak membuang limbah medis sembarangan,” tegasnya.

Sementara itu, dari sidak kedisiplinan pegawai di beberapa OPD Pemkab Lebong Wabup menjelaskan jika masih ditemukan adanya ASN yang tidak masuk kerja. Dirinya pun memastikan hasil dari sidak ini akan disampaikan ke pimpinannya yaitu Bupati Lebong.
“Sidak ini dilakukan sesuai instruksi Bupati dan hasilnya pun akan saya sampaikan ke Bupati,” terangnya.

Lebih jauh dirinya mengingatkan seluruh ASN, untuk mematuhi jam kerja sebagaimana yang diatur dalam aturan disiplin pegawai. Disamping itu, ia juga meminta seluruh OPD untuk menjaga kebersihan kantor serta menyediakan kotak sampah di kantor masing-masing.
“Kita juga sudah meminta DLH untuk mengangkut sampah di OPD, tapi OPD harus menyiapkan tempat sampah agar memudahkan petugas untuk mengangkutnya,” tutupnya. (CE8)

Ingin Berlangganan Koran? Hubungi Kontak Whatsapp +62 821-7863-9651

IKUTI JUGA AKUN MEDIA SOSIAL CE DIBAWAH INI: